Rabu, 15 Januari 2014

Non Non Biyori Episode 1-12 Subtitle Indonesia

Yahoo! MK disini! Saya mau share anime nih. Anime tahun lalu sih, tapi baru sempet upload. Non Non Biyori judulnya, anime ini menceritakan tentang seorang anak dari Tokyo yang pindah ke sebuah pedesaan. Langsung saja, inilah, Non Non Biyori!!


Rabu, 23 Oktober 2013

Chibi Retha-chan 3 : Tur Alam Ghaib!

Halo semua~ MK disini~ kuharap kalian menantikan kehadiran Chibi Retha-chan 3. Prosesnya ternyata lebih lama dari yang kukira, kalau kukerjakan dengan sungguh-sungguh mungkin hanya perlu 2 minggu untuk menyelesaikannya. Tapi malam molor jadi 3 bulan karena banyak hal tak terduga yang terjadi selama 3 bulan terakhir. Ini akan menjadi pelajaran buatku, lain waktu akan kukerjakan cerita ini dengan sungguh-sungguh.
Karena Chibi Retha-chan 3 ini masih ada sangkut pautnya dengan Chibi Retha-chan 2, maka kuanjurkan untuk membaca Chibi Retha-chan 2 terlebih dahulu.
Nah, ini dia!! Chibi Retha-chan 3 : Tur Alam Ghaib!!!

Sinopsis
Retha mendapat undangan dari pemimpin alam ghaib untuk berkunjung ke alam ghaib sebagai rasa terima kasih karena telah membantu menangkap Drakulus. Lingkungan yang benar-benar asing bagi Retha, sistem pemerintahan dan makhluk yang tinggal didalamnya sangat berbeda dengan yang biasa Retha lihat.
Naik elang, naik naga, naik serigala legendaris Fenrir, bekeliling alam ghaib dan bertemu dengan pemimpin alam ghaib menjadi pengalaman yang sangat luar biasa bagi Retha.
Tetapi, dihari terakhir kunjunga Retha, seseorang kabur dari penjara bawah tanah. Dia adalah salah satu keturunan dari keluarga pemimpin lama. Kemampuannya tidak dapat diremehkan, bahkan kekuatannya setara dengan raja alam ghaib. Mampukah Retha dan teman-temannya menghadapi lawan mereka di alam ghaib?
Silahkan baca Chibi Retha-chan 3 : Tur Alam Ghaib!!

Link Download :
Mediafire : Download

Sabtu, 06 Juli 2013

Cewek Tomboy ?

Artikel oleh : MK

Halo~ ini aku, MK!! Lama tak jumpa. Aku sudah lama tidak menulis artikel karena sibuk menulis cerita sebagai kontributor buku Melodi Hijau Oranye dan proyek Chibi Retha-chan 2 juga butuh banyak waktu. Sudah baca Chibi Retha-chan 2? Sudah? BAGUS!!! Sebentar lagi anda akan dapat rezeki! Eh?! Belum?! Terkutuklah!!!! *plakk

Apa anda tahu? Akhir-akhir ini aku suka membaca novel terjemahan dan komik. Ah, sebenarnya kalau komik sudah sejak dulu. Karena kebanyakan baca novel terjemah dan komik sepertinya mempengaruhi gaya bahasaku. Apa iya? Sebenarnya aku tidak begitu peduli, anda mungkin juga.
Ok! Sudah cukup basa-basi. Sekarang aku akan membahas tentang ‘cewek tomboy’.

Gini ceritanya. Februari lalu, bermodalkan keberuntungan aku berhasil lolos seleksi Porseni MTs se-Jawa Timur (plok plok plok) Nah, pas karantina, aku sekamar dengan peserta dari beberapa cabang olahraga. Banyak diantara mereka merupakan anak-anak nakal dan kurang berakhlak. Yah, memang sudah kuprediksi sejak dulu kalau para peserta cabang olahraga memang sebagian besar seperti itu, tapi tidak semua. Dan saat itu beberapa teman menyebut mereka ‘tomboy’.
Lalu, pertanyaanku. “Apa sih arti sebenarnya dari ‘cewek tomboy’?”

Kalau mendengar kata ‘tomboy’ sebagian besar dari kita pasti akan membayangkan wanita yang menyerupai pria.

Kebanyakan orang berfikir bahwa kata ‘tomboy’ identik dengan gadis yang kasar, suka berkata kotor, berpenampilan seperti pria, pikirannya agak hentai (porno) atau bahkan lesbian. Pokoknya lebih ke arah negatif. Yah, itu menurut hasil surfeyku sendiri.

Nah, dari situ aku pun berusaha memeras otak kerdilku sekeras mungkin untuk menemukan arti kata ‘tomboy’ versiku sendiri.

Dan perasan otak kerdilku menghasilkan 2 pemikiran sebagai berikut :

Pemikiran 1 :

Guru biologiku bilang bahwa perkembangan pola fikir pria lebih lambat daripada perkembangan pola fikir wanita.

Itulah mengapa wanita selalu terlihat lebih dewasa dari pria sebayanya. Dan karena itu juga mengapa pernikahan ideal adalah pria yang lebih tua dari wanita.

Nah, dalam pemikiran ini aku mengartikan bahwa cewek tomboy adalah cewek yang perkembangan fikirannya menyerupai laki-laki sebayanya.

Yaitu bertindak semaunya sendiri, suka berkata kasar, penampilannya nggak karuan. Tapi tidak semua laki-laki seperti itu. Itu hanya pendapat umum.

Di pemikiran ini, wanita yang menyerupai pria konotasinya cenderung negatif dan tidak baik. Tapi pemikiran ini yang lebih banyak di masyarakat.

Kesimpulan : cewek tomboy, perkembangan pola fikirnya sama lambatnya dengan laki-laki sebayanya dan tidak sama cepat dengan perkembangan pola fikir wanita pada umumnya.

Pemikiran 2 :

Disini adalah arti cewek tomboy sebenarnya bagiku.

Pemikiran ini jarang terfikirkan oleh masyarakat.

Dalam pemikiran ini, wanita yang menyerupai pria adalah wanita yang memiliki sifat pria seharusnya.

Dimana pria seharusnya bersikap kepemimpinan, tegas, dan dapat diandalkan.
Guru agamaku bilang, bahwa pria menggunakan 99% fikiran dan 1% emosi. Sedangkan wanita menggunakan 99% emosi dan 1% fikiran. Wanita biasanya lebih mengedepankan emosi dan kurang berfikir.

Sebagai contohnya ketika terjadi kebakaran, pria akan berusaha mencari cara untuk memadamkan api. Sedangkan wanita cenderung panik hingga mereka tak sanggup berfikir.

Tapi wanita itu kuat. Mereka mampu mengalahkan 99% emosi dengan 1% fikiran. Sebaliknya, 99% fikiran pria dapat dikalahkan hanya dengan 1% emosi. Benarkah?

Contohnya adalah, sebagian besar kejahatan dilakukan oleh pria. Perampokan, pencurian, pembunuhan, penganiayaan, pemerkosaan. Pernah anda dengar pemerkosaan dilakukan oleh wanita? Pada saat itu terjadi saya akan berubah menjadi ingus!!!

Lha? Kok jadi out of topic begini? Ya sudahlah, yang barusan itu sebagai tambahan pengetahuan saja.

Nah, dalam pemikiran ini, saya berpendapat bahwa cewek tomboy adalah wanita yang mempunyai sikap pria seharusnya. Yaitu bersifat kepemimpinan, tegas, dan dapat diandalkan.

Pemikiran ini jarang terfikirkan bukan? Dalam pemikiran ini, cewek tomboy merupakan wanita yang hebat. Dimana wanita ini dapat memotifasi wanita lain kearah yang positif. Konotasinya pun cenderung positif.

Kesimpulan : Cewek tomboy adalah wanita yang lebih mengedepankan fikiran dibandingkan emosinya. Seperti pria seharusnya.

Nah, tadi itu hasil perasan dari otak kerdilku.
Pemikiran 1 dan pemikiran 2. Mana yang benar?
Silahkan anda tentukan sendiri.

Selasa, 25 Juni 2013

Chibi Retha-chan 2 : Retha-chan & Congky-man VS Drakulus



Halo, saya MK. Selesai sudah Chibi Retha-chan 2. Saya merasa bahwa Chibi Retha-chan 2 ini lebih sukses dari yang pertama. Karena ceritanya cukup panjang, saya buat link download.nya saja.

Sinopsis
            Retha, seorang siswa SMP. Tapi karena tubuhnya yang kecil, ia sering disangka anak kelas 2 SD. Retha akrab dipanggil Retha-chan. Kehidupannya normal layaknya anak SMP biasa sampai ia bertemu Congky.
            Congky adalah sepocong budak dari alam ghaib yang menuntut kebebasan dari majikannya. Karena sudah lelah menjadi budak, Congky pergi ke alam dunia melalui celah dimensi untuk melakukan transaksi dengan manusia. Dan manusia tersebut adalah Retha.
            Karena alasan tertentu, Retha tidak dapat menolak permintaan dari Congky. Mereka pun bergabung untuk mengalahkan Drakulus, majikan Congky. Dapatkah Retha dan Congky mengalahkan Drakulus?

Chibi Retha-chan : Bad Day



Oleh : MK

Minggu pagi yg cerah nan mendung. Seorang bocah kecil bernama Retha bangun kesiangan. Terbangun tiba-tiba dan secara refleks langsung mandi dan bersiap menjalani hari dengan seragam sekolahnya.
            “Mak, berangkat,”
            “Lhoh, Ret...” Belum selesai emak Retha berbicara, Retha sudah berlari kencang bak dikejar lekong.
            Ditengah perjalanan Retha bertemu tukang koran langganannya dengan mata berkantung karna telat bangun juga.
            “Hai, telat bangun Ret? Siap siap dihukum deh sama guru,” sapa tukang koran yg juga lupa bahwa hari itu hari Minggu.
            “Iya nih Pak, pinjem sepedanya donk,” bujuk Retha.
            “Ogah!” tolak tukang koran.
            “Pak! Liat deh, rantainya kayaknya mau copot,”
            “Ah masa?” tukang koran tidak percaya.
            “Turun dulu lah Pak, sini Retha liat,” pinta Retha.
            Tukang koran pun turun dari sepedanya, Retha melihat lihat rantai sepeda tukang koran dengan seksama kemudian naik ke atas sepeda. Tukang koran yg belum sadar tipuan Retha diam dengan muka yg dipenuhi tanda tanya. Secepat kilat Retha mengayuh sepeda tukang koran menuju sekolahnya. Kali ini Retha mengayuh sepeda begitu cepat seperti dikejar pocong pakai topeng pak Tarno.
            “Gue kok bingung sendiri ya? Udahlah, lajutin kirim koran,” tukang koran yg otaknya pentium 1 itu belum sadar. “ Lhah! Sepeda gue mana??? Sial, pagi pagi udah ketipu!” akhirnya sadar juga (--“)
            Sampailah Retha didepan pagar sekolahnya yg tertutup rapat, lapangan sekolah yg sepi nan gersang dengan beberapa helai daun berterbangan kesana kemari bagaikan setrika.
            “Lho, kok sepi? Apa gue datengnya ketelatan sampe sekolah sudah sepi gini? Pak Sutri yg biasanya jaga juga gak ada,” kata Retha dengan nada bingung. “Lho, kok korannya masih disini, belum diambil?” pikir Retha saat melihat koran terjepit di sela-sela pagar. Dilihatlah koran itu.
            “UAPAAA!!! Koran hari Minggu??? Ngapain gue ke sekolah hari Minggu!!!” sesal Retha.
            Akhirnya Retha pulang dengan wajah menyesal dengan menaiki sepedah ‘colongan’ dari tukang koran. Sesekali ia membayangkan tukang koran dan langganannya bingung korannya gak dateng dateng.
            Sekilas pembicaraan Retha dengan MK :
MK: “Ret! Kisah pertama nih, kenalin diri dulu gih,                                                             udah masuk sekolah dihari Minggu, lupa ngenalin diri pula”
Retha: “Iya iya Mbak! Ojo nesu nesu”
MK: “Sopo seng nesu? (--“)
Retha: “Haloo pembaca yg kurang kerjaan masih sempatnya membaca tulisan gak penting karya ‘Mbak Komikus’ ini”
MK: “Bilang apa loe barusan?” *jitak Retha*
Retha: “Duuh, maap deh Mbak. Pembaca sekalian, perkenalkan namaku Raretha Maren, umur 13 tahun, tinggi badan >150 makanya dipanggil ‘CHIBI’ bukan ‘CherryBelle’ lhoo... cerita ini cuman fiktif belaka walaupun tokohnya aseli dari dunia manusia. Selamat membaca! *sambil megangin pala benjol*
BACK TO STORY!!!
            Saat enak enak mengayuh sepedah sekelebat memori muncul di otak Retha. Apakah itu???
            “Astaga! Mati gue! Hari inikan ada janji sama temen jalan-jalan di Mall Brantas! janjiannya jam 10.00, sekarang jam...” Retha kaget sambil nengok jamnya “ Sudah jam 09.57!!! udah deh, langsung ke Mall aja, gak usah pulang dulu,” akhirnya Retha ke Mall mengenakan seragam sekolahnya.
Sementara itu di rumah Retha:
            “Mak, Mbak Retha kok gak ada? Ada janji sama temennya?” tanya Rera, adik retha.
            “Hm.. kemarin sih bilangnya ada janji sama temennya ketemu di Mall, tapi tadi emak liat dia berangkat pakai seragam sekolah, apa lagi tren ya, jalan-jalan pakai seragam sekolah? Emak mau coba ah ^_^” jawab emak.
            “Embak dan Emak yg aneh -___-“ pikir Rera.
KEMBALI KE RETHA!!!
            “Sorry neh kawand kawand, aku telat ehehe..” sapa Retha ke teman temannya.
            “Redthszdth.... amue kogh pke srgambthz scullach siech?” tanya Farah, salah satu teman 4l4y Retha.
            “hehe... biar kesannya semangat buat belajar walau dihari Minggu,” Retha ngeles.
            “Udach dech, yoek qtha mhuether mhuether biar poeszingzdth ahihihi...” ajak Farah, makhluk paling 4l4y sedunia akherat tak tertandingi sepanjang masa sepanjang abad alias ‘4l4y abadi’.
            “Yo’a,” Retha dan makhluk makhluk ‘agak’ waras lainya mulai muter muter Mall.
Setelah agak lama muter muter di Mall...
            “Capek nih, laper pula,” keluh Aisyah.
            “Ohh, makan di ‘Es Tepar 77’ dulu aja,” usul Retha.
            Merekapun singgah di ‘Es Tepar 77’ setelah itu pulang ke rumah masing masing. Diperjalan pulang Retha bertemu tukang koran pulang dengan jalan kaki.
            “Siang pak!” sapa Retha, kelihatannya Retha sudah lupa insiden pagi tadi.
            “Ohh, halo Dek! Tumben naek sepeda? Hati hati di jalan ya,” balas tukang koran dengan otak ‘pentium 1’ itu.
Setelah lewat beberapa meter...
            “Balik loe bocah!!! Kamu memang 100% Kamfretsss...!!!” si tukang koran mulai sadar.
            “Woah! Ketahuan deh, besok aja Pak! Sekalian nganterin koran ke rumah saya, nanggung nih, udah deket rumah,” balas Retha.
            “Bener juga ya, besok kan sekalian nganterin koran, pinter lo Ret, sampai jumpa besok ya... ^_^” si tukang koran itu setuju.
            “Hihihi... gampang banget ditipu,” hati Retha bersorak sorai bagaikan grup cheerleader yg beranggotakan pocong bencong sedang mendukung tim olahraga.
Sesampainya di rumah...
            “Udah dateng Ret?” sapa emak.
            “Iya mak, hari ini kacau banget,” balas Retha.
            “Oh iya Reth, emang sekarang jalan jalan pakai seragam sekolah lagi tren ya? Emak juga mau ah, biar kayak anak muda getttohhh..” Si emak mulai deh.
            “Jiahh... si emak ada ada aja, masa’ mau jalan jalan pake seragam sekolah??? Daripada dikira ‘anak muda’ lebih pantes dikira ‘orang gila’!!” batin Retha.

--Fin--

Kata Penutup
MK: “Cihuy, selesai juga 1 cerita ~(‘u’~)(~’u’)~”
Retha: “Kok seneng banget sih, liat gue menderita? Kejam nih Mbak Komikus (--“)”
MK: “Cerita yg menarik itu yg tokoh utamanya konyol dan menderita wkwkwk...”
Retha: “Mbak Komikus memang kamfrets...”
T. Koran: “Lo sih masih mending Ret, daripada gue, udah oon, blo’on, lola, pentium 1, gampang ketipu pula!”
Farah: “Masack siech quw dijdyin ornk yg 4l4y? Uph salah quw? Kocq quw disangkut pautkan? 4l4y ithuw haq asasi lhow”
Jadilah perang antara para tokoh dan MK. Dan sudah jelas pemenangnya adalah MK karna punya senjata ampuh yaitu ‘PENGHAPUS’ yang dapat menghapus para tokoh dalam sekejap.
END!!!